Skip to main content

Sejarah Jaringan Komputer dan Perkembangannya, Sejarah IP address dan Perkembangannya

Sejarah Jaringan Komputer
            Sejarah jaringan computer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputr pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan computer MODEL I di Laboratorium Bell dan Grup Riset Universitas. Harvard yang dipimpin perangkat computer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong, dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan daam sebuah computer dengan kaidah antrian
            Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis computer mulai berkembang sampai terciptanya super computer, maka sebuah computer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal). Untuk itu diteukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka, untuk pertama kalian, bentuk jaringan (network) computer diaplikasikan. Pada system TTS, beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah computer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) computer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi computer dan teknologi telekomunikasi yang pda awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Model Time Sharing System (TTS)
            Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah computer sehingga membnetuk jaringan organic pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi membentuk sebuah jarignan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat computer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini, beberapa host computer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara parallel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host computer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi computer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host computer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari computer pusat.
            Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektronik (e-mail) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET. Program tersebut begitu mudah untuk digunakan sehingga langsugn menjadi popular. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambing penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan computer ARPANET mulai dikembangkan meluas keluar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan computer pertama yang ada di luar Amerika Serikat yang menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, dua orang ahli computer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar yang menjadi cikal bakal pemikiran Internasional Network (Internet). Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 2976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals dan Radar Establishment di Malvem. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network,.
            Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroup pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979. Tahun 1981, France Telecon menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televise pertama di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.
            Seiring dengan bertambahnya computer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protocol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu, pada tahun 1982, dibentuk sebuahTransmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal denganEurope Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
            Untuk menyeragamkan alamt jaringan computer yang ada, makan pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau Domain Name System, yang kini kita kenal dengan DNS. Computer yang tersambung dengan jaringa yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah computer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
            Jaringan computer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkiankan dua orang atau lebih pengguna computer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting). Akibatnya, setahun kemudian jumlah computer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. Tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajahi computer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Program inilah yang disebut Waring Wera, Wanua, atau Wirld Wide Web.
            Computer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta computer pada tahun 1992. Dan pada than yang sama muncul istilah surfing (menjelajahi). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya, berbelanja melalui internet atau virtual shopping atau e-ratail muncul di situs. Pada tahun yang sama, Yahoo! Didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Jaringan computer dibagi menjadi 3 berdasarkan area / lingkup wilayahnya, yaitu :
1.      LAN (Local Area Network)

            LAN merupakan jaringan milik pribadi yang mencakup wilayah kecil seperti jaringan computer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil lagi. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan computer-komputer pribadi dan workstation dalam suatu gedung atau kantor suatu perusahaan untuk saling berbagi informasi dan memakai sumber daya (misalnya printer). Jarak untuk LAN yakni kurang lebih 1 km.
            Biasanya salah satu computer di antara jaringan computer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua system di dalam jaringan tersebut.
2.      MAN (Metropolitan Area Network)

            MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN biasanya mampu menunjang data  dan suara, dan bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen  switching  membuat rancangan menjadi lebih sederhana. Sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Makassar atau Surabaya.Jangkauan jaringan MAN yaitu antara 1 km – 10 km.
3.      WAN (Wide Area Network)

            Wide Area Network  (WAN) mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara atau benua.WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk mejalankan program-program aplikasi. Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank  yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Jarak jangkauan WAN bisa sampai 1.000 km.



Topologi Jaringan


A.    Pengertian Topologi Jaringan
            Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan computer yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk sebuah jaringan. Jaringan computer adalah sebuah system yang terdiri dari atas computer-komputer yang dipergunakan untuk saling berbagi (berkomunikasi dan dapat mengakses informasi satu sama lain). Setiap bagian dari jaringan computer dapat meminta dan memberikan layanan. Pihak yang meminta/menerima layanan disebut client. Sedangkan pihak yang memberikan/mengirim layanan diebut server.


Topologi jaringan sendiri terbagi menjadi 2 yaitu :
1.      Physical (Fisik), merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (computer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusu.

2.      Logical (Logis/Logika), merupakan gambaran bagaimana suatu peangkat dapat terhubung dan berkomunikasi dengan perangkat lainnya.

B.     Macam-Macam Topologi Jaringan
1.      Topologi Bus

      Topologi Bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa kabel Coaxial menjamur. Dengan mengunakan T-Connector (dengan terminator 50 Ohm pada ujung network), maka computer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Pada topologi bus ini bentuk susunan komputernya menggunakan satu kabel memanjang yang mana awal dan akhirnya tidak bertemu, sehingga kedua uung jaringan harus menggunakan Terminator, untuk kabel dan connector yang digunakan adalah Kabel Coaxial dan Connector BNC. Topologi ini, sering kali dijumpai pada system client/server yang dimana salah satu computer digunakan sebagai server dan yang lainnya menjadi client. Instalasi pada topologi jaringan Bus sangat sederhana dan murah, karena maksimal hanya 5-7 komputer.
·         Ciri-Ciri Topologi Bus :
Ø  Topologi Bus merupakan teknologi lama yang dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris jaringan.
Ø  Tidak memerlukan peralatan aktif untuk menghubungkan computer.
Ø  Susah melakukan pelacakan kerusakan.
Ø  Sangat ekonomis dalam biaya.
Ø  Tidak memerlukan Hub.
Ø  Paket-paket data saling bersimpang di satu kabel.
·         Kelebihan
Ø  Hemat biaya,
Ø  Tidak banyak menggunakan kabel untuk menghubungkan ke perangkat lainnya.
Ø  Tidak membutuhkan konsentrator.
Ø Jarak LAN tidak terbatas.
·         Kekurangan
Ø  Apabila terjadi kabel terputus, maka semua computer tidak dapat digunakan/ tidak dapat berkomunikasi.
Ø  Jika traffic yang padat, akan memperlambat akses data.
Ø  Troubleshoot sulit.
Ø  Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
Ø Diperlukan repeater.

2.      Topologi Jaringan Ring

      Topologi jaringan Ring adalah cara menghubungkan computer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Topologi ini mirip topoogi bus, hanya saja ujung-ujungnya saling berhubungan membentuk lingkaran. Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lainnya dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Pergerakan data pada topologi ini berputar pada suatu alat yang disebut Hub, dan komunikasi data akan down jika salah satu titik mengalami problem. Untuk mengatasi kelemahan ini, maka digunakan jaringan FDDI dengan cara mengirimkan data searah jarum jam, atau bisa juga dibuat bolak-bailk jika salah satu computer down masih bisa terhubung. Pengiriman data dilakukan dengan teknik mengirim dan menerima.
·         Ciri-Ciri Topologi Ring (Cincin) :
Ø  Node-node dihubungkan secara seri disepanjang kabel dengan arah memutar seperti jarum jam.
Ø  Paket-paket data dapat mengalir seraha dari kiri atau kanan sehingga mengurangi terjadinya tabrakan data.
Ø  Kabel yang digunakan adalah kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
·         Kelebihan
Ø  Hemat kabel.
Ø  Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data.
Ø  Pengiriman data lebih cepat karena data mengalir seara dari kiri tau dari kanan server.
Ø  Waktu dalam pengaksesan data lebih optimal.
Ø  Tingkat kerumitan rendah (sederhana) atau mudah dirancang.
Ø  Bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral, maka aliran traffic dapat dilewatkan pada arah lain dalam system.
·         Kekurangan
Ø  Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
Ø  Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan , menambah, mengubah perangkat jaringa dan mempengaruhi keselruhan jaringan.
Ø  Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
Ø  Lebih sulit dikonfigurasi.
Ø  Dapat terjadi collision (tabrakan paket data).

3.      Topologi Jaringan Star (Bintang)

      Topologi jaringan Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi atau penggabungan dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing-masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Switch. Inti dari topologi ini menggunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari computer satu ke computer yang lain. Semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua client. Hub/Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyl dari computer dan eneruskan ke semua computer yang terhubung dengan Hub/Switch tersebut. Topologi jaringan Star termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
·         Ciri-ciri Topologi Star :
Ø  Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
Ø  Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
Ø  Jika terjadi kerusakan pada salah satu node, maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.
Ø  Dapat digunakan dengan Kabel Lower grade, karena hanya menghandle satu trafik node dan biasanya menggunakan kabel UTP.

·         Kelebihan
Ø  Paling fleksibel.
Ø  Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain.
Ø  Control terpusat.
Ø  Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan.
Ø  Kemudahan pengelolaan jaringan.
Ø  Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
Ø  Tingkat keamanan termasuk tinggi.
·         Kekurangan
Ø  Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
Ø  Boros dalam pemakaian kabel.
Ø  HUB menjadi bagian yang kritis karena control terpusat.
Ø  Peran HUB sangat sensitive sehingga ketika terdapat masalah dengan HUB itu sendiri, maka jaringan tersebut akan bermasalah/down.
Ø  Jaringan tergantung pada terminal pusat.
Ø  Jika menggunakan Switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan melambat.
Ø  Biaya jaringan lebih mahal dan perlu penanganan khusus untuk pengelolaan jaringan.

4.      Topologi Jaringan Tree

      Topologi jaringan Tree (Pohon) adalah kombinasi karakteristik antara tolopogi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Computer-komputer dihubungkan ke HUB, sedangkan HUB lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung/backbone. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
·         Kelebihan
Ø  Memungkinkan untuk memiliki jaringan point-to-point.
Ø  Mengatasi keterbatasan pada topologi star yang memiliki titik koneksi HUB.
Ø  Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur.
Ø  Dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimilki oleh HUB.

·         Kekurangan
Ø  Karena bercabang, maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa trnasmisi data ditujukan.
Ø  Prlu suatu mkanisme untuk mengatur transmisi dari terminal-terminal dalam jaringan.
Ø  Kabel yang digunkan menjadi lebih banyak (boros) sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya termasuk di dalamnya adalah tata letak ruang.
Ø  HUB menjadi elemen penting/kritis.

5.      Topologi Jaringan Mesh

      Topologi jaringan Mesh adalah suatu topologi yang memang didesain menghubungkan antara perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Jaringan dengan topologi mesh mempunyai jalur ganda dari setiap peralatan di jaringan computer. Semakin banyak computer yang terhubung semakin sulit untuk pemasangan kabelnya. Karena itu, jaringan mesh yang asli yaitu setiap peralatan dihubungkan satu dengan yang lain, jarang digunakan. Yang biasa dipakai adalah membuat jalur ganda (backup) untuk hubungan-hubungan utama sebagai jalur cadangan jika terjadi kesulitan.
·         Kelebihan
Ø  Hubungan Dedicated Links menjamin data langsung dikirimkan ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusu untuk berkomunikasi dengan computer yang dituju saja (tidak digunakan secara bersama).
Ø  Memiliki sifat Robust, yaitu apabila terjadi gangguan pada koneksi computer A dengan computer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi computer A dengan computer lainnya.
Ø  Privacy dan Security pada topologi Mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua computer tidak akan dapat di akses oleh computer lainnya.
Ø  memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar computer.

·         Kekurangan
Ø  Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O, semakin banyak computer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan Port I/O.
Ø   Instalasi sulit.
Ø    Perlunya space yang memungkinkan.


6.      Topologi Jaringan Hybrid

      Topologi jaringan Hybrid adalah salah satu jenis topologi jaringan yang mengkombinasikan dua atau lebih topologi yang berbeda menjadi sebuah bentuk baru topologi pada system jaringan computer. Bila topologi berbeda terhubung ke satu sama lainnya dan tidak menampilkan satu karakteristik topologi tertentu, maka desain jaringan tersebut bisa dikatakan termasuk Topologi Jaringan Hybrid. Karena menggunakan kombinasi dari dua atau lebih topologi yang sedemikian rupa sehingga jaringan yang dihasilkan tidak menunjunkkan salah satu dari standar topologi (misalnya bus,star,cincin,dll).
·         Kelebihan :
Ø  Salah satu keuntungan yang menonjol topologi hybrid adalah fleksibilitas. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa sehingga dapat diterapkan untuk sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.
Ø  Hybrid mengkimbinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
Ø  Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru dan/atau periferal dapat terhubung antar topologi berbeda
Ø  Dibandingkan dengan jenis topologi komputer lainya, topologi ini terpercaya. Memiliki toleransi kesalahan yang lebih baik. ketika sejumlah topologi berbeda terhubung ke satu sama lain
Ø  Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
Ø  Jenis topologi dapat dikombinasikan dengan jenis-jenis topologi jaringan komputer lain tanpa harus membuat perubahan apapun pada  topologi yang telah ada.
Ø  Kecepatan topologi konsisten, seperti menggabungkan kekuatan dari masing-masing topologi dan menghilangkan kelemahannya. Oleh sebab itu topologi jaringan hybrid sangat efisien
Ø  Kelebihan topologi hybrid yang paling penting adalah mengabaikan kelemahan topologi berbeda yang terhubung dan hanya akan dipertimbangkan segi kekuatannya walaupun topologi jaringan hybrid kelihatan sangat rumit tapi merupakan solusi  untuk perluasan jaringan tanpa harus merombak topologi jaringan yang teleh terbangun sebelumnya.

·         Kekurangan :
Ø  Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk menjadi topologi hybrid, maka pengelolaan topologi  akan menjadi lebih sulit.
Ø  Dari segi ekonomisnya jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih topologi tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni dalam satu bentuk. Faktor biaya dapat dihubungkan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat untuk membangun bentuk topologi ini.
Ø  Instalasi dan konfigurasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu sama lainnya, pada saat yang sama harus dipastikan bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat instalasi dan konfigurasi topologi hybrid menjadi sangat sulit.
Ø  Terlepas dari keuntungan dan kerugian topologi hibrid harus diakui bahwa tidak ada kekhawatiran untuk mengubah topologi yang telah ada jika kebutuhan perluasan jaringan diperlukan. Jika dibandingkan kelebihan dan kekurangan dari topologi komputer lain, boleh dikatakan bawa topologi hybrid adalah yang terbaik.
Ø  Pada Topologi hybrid dilakukan ketika ada lebih dari dua dasar topologi bekerja pada satu tempat yang harus dihubungkan satu sama lainnya. jika topologi bintang yang terhubung ke topologi bintang lainnya, hal ini masih topologi star. Namun, bila topologi star dan topologi bus terhubung ke satu sama lainnya maka didefinisikan sebagai topologi hybrid.Seringkali ketika topologi terhubung satu sama lainnya sehingga tata letak topologi yang dihasilkan sulit difahami meskipun  topologi yang baru bekerja tersebut mungkin tanpa masalah. Sebagai contoh, sebuah jaringan pohon terhubung ke jaringan pohon masih topologi jaringan pohon. Sebuah topologi hybrid selalu diproduksi ketika dua jaringan dasar yang berbeda topologi terhubung. Dua contoh umum untuk jaringan Hybrid adalah: Bintang cincin jaringan dan jaringan bintang bus.Sebuah jaringan cincin bintang terdiri dari dua atau lebih topologi star terhubung menggunakan unit multistation akses (MAU) sebagai hub terpusat.Sebuah jaringan Bus Bintang terdiri dari dua atau lebih topologi star terhubung menggunakan batang bus (bus batang berfungsi sebagai tulang punggung jaringan).



Sejarah TCP/IP dan Internet




            Pada tahun 1969, lembaga penelitina Departemen Pertahanan Amerika Serikat, DARPA(Defence Advance Research Projrct Agency) mendanai sebuah penelitian untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar computer. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aturan komunikasi data antar computer yang bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data yang terhubung satu dengan yang lainnya dan tahan terhapa berbagai macam gangguan (bencana alam, serangan nuklir,dll).
            Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan melahirkan ARPANET. Tahun 1982, ARPANETdidemonstrasikan di depan peserta The First International Conference on Computer Communicationdengan menghubungkan 40 node. Pada tahun 1979 berdirilah USENET yang pada awalnya menghubungkan Universitas Duke dan UNC. Grup yang pertama kali dibentuk dalam USENET adalah Grup Net.
            Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar. Protocol komunikasi data yang digunakan pada waktu itu, yaitu NCP (Network Communication Protocol), tidak sanggup menampung node computer yang besar ini, DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum. Protocol ini dinamakan TCP/IP , DARPA menyatakan TCP/IP menjadi standar untuk jaringannya pada 1982. Protocol ini kemudian diadopsi menjadi standar ARPANET pada tahun 1983. Perusahaan Bolt Neranek Newman (BBN) membuat protocol TCP/IP berjalan di atas computer dengan system operasi UNIX.
            Pada tahun 1984, jumlah host di internet melebihi 1000 buah. Pada tahun itu pula diperkenalkanDomain Name System (DNS) yang mengganti fungsi table host. Tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika Serikat U.S. National Science Foundation (NSF) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai NSFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat computer super dan memungkinkan terhubungnya universitas-universitas di Amerika Serikat dengan kecepatan jaringan tulang punggung sebesar 56 kbps. Jaringan inilah yang kemudian menjadi embrio berkembangnya internet.

            Pada tahun 1987 berdiri UUNET yang saat ini merupakan salah satu provider utama internet. Tercatat pula pada tahun tersebut jumlah host melewati angka 10.000. setahun kemudian jaringan tulang punggung NSFNET ditingkatkan menjadi T1(1,544 Mbps). Perkembangan internet menjadi semakin luas dan sampai menjangkau Australia dan Selandia Baru pada tahun 1989. Dua tahun kemudian aplikasi di internet bertambah dengan diciptakannya Wide Area Information Servers (WAIS), gopher, dan World Wide Web (WWW). Pada tahun tersebut kecepatan jaringan tulang punggung NSFNET ditingkatkan menjadi T3 (45 Mbps).

1969 – 1989
IMP  (Interface Message Processor)



Adalah generasi pertama dari gateway yang saat ini dikenal sebagai router. Digunakan untuk interkoneksi peserta ke ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) dari akhir 1960-an hingga 1989. Bisa dikatakan sebagai nenek moyang dari IP address, yang terdokumentasi dengan nama RFC  1 (request for command). Berkapasitas 5 Bit address. Ada sebuah varian dari IMP yang disebut TIP yang menghubungkan terminal dan bukan untuk jaringankcomputer. IMP digunakan di pusat ARPANET sampai akhirnya dihentikan 20 tahun kemudian tepatnya pada tahun 1989.
1977 – 1979
Bagaimana dengan IPv1, IPv2, IPv3?
Dalam RFC 791 IP didefinisikan versi pertama yang digunakan sebagai Internet Protocol. RFC adalah sebuah memorandum yang diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) menjelaskan tentang metode, perilaku, penelitian, atau inovasi berlaku untuk kerja dari Internet dan system yang terhubung di Internet. Dan ternyata bukan versi 1 tapi versi 4!!, ini tentu saja mengartikan bahwa pada dasarnya protocol ini ada versi sebelumnya. Terlepas dari benar-benar ada atau tidaknya, IP dibuat saat fungsi-fungsinya terbagi dari TCP versi sebelumnya yang dikombinasikan antara fungsi TCP dan Fungsi IP. TCP berkembang melalui tiga versi sebelumnya dan terbagi dari TCP dan IP untuk versi keempat. Versi nomor 4 itu diaplikasikan untuk TCP maupun IP untuk konsistensinya. Meskipun dari namanya mengisyaratkan versi sebelumnya, namun IP versi 4 adalah yang pertama digunakan secara meluas pada TCP/IP yang modern.
1981 – sekarang
IPv4
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan dalam protocol jaringan TCP/IP untuk komunikasi antar node-nya, format alamat dalam Internet dinyatakan dalam nomor 32-bit (RFC1166) dan dibagi atas 4 kelompok dan setiap kelompoknya terdiri dari 8-bit atau octet, yang sekarang dinamakan Internet Protocol versi 4 yang masih digunakan sampai hari ini.
IPv5
Apa yang terjadi dengan IPv5? Jawabannya adalah tidak ada. sengaja dilewati untuk menghindari kebingungan. Masalah dengan versi 5 berhubungan dengan protokol TCP / IP eksperimental yang disebut Internet Protocol Streaming, yang awalnya didefinisikan dalam RFC 1190, Protokol ini bukanlah versi kelanjutan dari IPv4 melainkan dibuat sebagai pelengkap IP untuk membawa traffic percakapan suara dan konferensi dengan garansi delay dan bandwidth. Saya tidak mendapatkan informasi yang pasti untuk tahun awal dikembangkan, namun kalau mengacu dari RFC1190 itu adalah tahun 1990.
1995 – sekarang dan dimasa yang akan datang
IPv6
Seiring dengan pertumbuhan Internet yang sangat pesat di seluruh dunia yang menyebabkan IPv4 dengan format 32-bit tidak bisa lagi menampung kebutuhan pengalamatan internet setelah jangka 20 tahun kedepan. Dari hasil riset  dan perhitungan pakar IETF menyebutkan dengan hanya 32-bit format address hanya bisa menampung kurang lebih 4 milliar host di dunia ini. Pada tahun 1992 IETF selaku komunitas terbuka Internet membuka diskusi untuk mengatasi masalah ini dengan mencari format IP generasi selanjutnya setelah IPv4, setelah  pembahasan yang panjang, baru pada tahun 1995 ditetapkan melalui RFC2460 IPv6 sebagai IP generasi berikutnya (Next generation yang biasa disebut IPng) yang dapat menampung sekitar 340 milliar trilliun bahkan lebih host address, bisa diibaratkan bila semua manusia di dunia ini membutuhkan IP maka IPv6 itu juga belum akan habis (lebay sedikit J). Pengembangan IPv6 ini sudah dilakukan banyak pihak diseluruh dunia seperti Internet Service Provider, Internet Exchange Point, militer, dan Universitas.

Di Indonesia sendiri sudah dialokasikan 17 prefix IPv6 untuk berbagai organisasi, mobile operator, IXP, dan ISP. Berdasarkan statistic dari badan pengembangan dan penyedia tunnel broker SixXS (www.sixxs.net) hingga saat ini yang aktif hanya 7 prefix dari 7 ISP (indo.net, Indosatnet serta CBN, pesatNET, dll).




IP ADRESS

Semakin berkembangnya Teori bahwa Sistem Jaringan Komputer meliputi Lan, Man, dan Wan itu sudah tidak berlaku, dikarenakan Faktor Area (Jarak) sudah tidak mempengaruhi Jaringan melainkan yang mempengaruhinya adalah IP Address.
IP Address (Internet Protocol Address) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

   1. IP versi 4 (IPv4)
Alamat IP versi 4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4 yang panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol. Bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah192.168.0.3.
Ada beberapa jenis IPv4, yaitu:
1) Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamatunicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.

2) Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
  
3) Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

IPv4 juga terbagi menjadi berbagai kelas, sehingga ada perbedaan antar kelas, seperti ini.

Kelas A 
Kelas A mempunyai nilai oktet pertama 0-127 (0 dan 127 dicadangkan) dengan nilai binernya adalah 00000000 sampai 01111111, maka IP Address A yang valid di gunakan di mulai dari 1.0.0.0 sampai 126.255.255.255 dan default subnetnya adalah 255.0.0.0 yang dapat membentuk 128 jaringan dengan masing-masing jaringan dapat menampung 16.777.214 Host sehingga Ip kelas A ini di gunakan jaringan Host yang berskala besar.
Format penulisannya: 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH

Kelas B
Kelas B nilai mempunyai nilai oktet 128-191 dengan nilai binernya adalah 10000000 sampai 10111111, maka IP Address B yang valid di gunakan di mulai dari 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255 dan dengan default subnetnya 255.255.0.0 mempunyai Jumlah Network 16.384 dengan Host 65.534
Format penulisannya: 10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Kelas C
Kelas C nilai oktetnya 192-223 dengan nilai binernya adalah 11000000 sampai 11011111, maka IP Address C yang valid di gunakan di mulai dari 192.0.0.0 sampai 223.255.255.255 dan default subnet nya adalah 255.255.255.0 jumlah Network yang dapat di gunakan 2.097.150 dengan jumlah Host Id 254, Host pengalamatan pada Kelas C hanya di gunakan pada jumlah Host yang kecil.
Format penulisannya: 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH

Kelas D
IP ini digunakan untuk Multicasting, yaitu penggunaan aplikasi secara bersama-sama oleh beberapa Komputer. IP ini nilai oktetnya 224-239 dengan nilai binernya 11100000 sampai 11101111, maka IP Address D di gunakan mulai dari 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255.

Kelas E
IP ini digunakan untuk Eksperimen. IP ini oktetnya 240-254 dengan nilai binernya 11110000 sampai 11111111, maka IP Address E di gunakan mulai dari 240.0.0.0 sampai 254.255.255.255.

   2. IP versi 6 (IPv6)
Alamat IP versi 6 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol Internet versi 6 yang panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 hostkomputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv6 adalah21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a.


·         IP Public Address
            IP Public Address adalah alama-alamt yang ditetapkan oleh InterNIC atau vendor dan berisi beberapa buah network identifier yang telah dijamin unik (artinya, tidak ada dua host yang menggunakan alamt yang sama) jika intranet tersebut telah terhubung ke internet. Ketika beberapa beberapa alamat public telah ditetapkan, maka beberapa rute dapat diprogram ke dalam sebuah router sehingga lalu lintas data yang menuju alamt public tersebut dapat mencapai lokasinya. Di internet, lalu lintas ke sebuah alamat public tujuan, dapat dicapai selama masih terkoneksi dengan internet. adalah jenis IP yang pada saat penggunaannya tidak perlu diregistrasi, sebab oleh router (semacam penggiring bola di internet) IP jenis ini tidak akan diteruskan kemana-mana karena bekerja secara lokal atau LAN, IP ini digunakan atau dibuat sendiri oleh adminstrator untuk mempermudah pengaturan IP disetiap komputer tanpa harus meregistrasi setiap IP pada komputer tersebut. contoh IP Public adalah akses Speedy modem yang merupakan IP Public 125.126.0.1 
            Sebuah alamat IP publik dapat berupa statis atau dinamis. Sebuah alamat IP public static tidak dapat berubah dan digunakan terutama untuk hosting halaman Web atau layanan di Internet. Di sisi lain sebuah alamat IP publik yang dinamis dipilih dari sebuah pool yang tersedia pada alamat dan perubahan masing-masing terjadi satu kali untuk menghubungkan ke Internet. Sebagian besar pengguna internet hanya akan memiliki IP dinamis yang bertugas untuk setiap komputer. Ketika terjadi disconnetted atau jaringan terputus/padam apabila menghubungkannya kembali maka otomatis akan mendapat IP baru.
Kelebihan : 
Dapat dikenali dalam Internet dengan mudah, sebab langsung terhubung dengan Internet tanpa perlu membutuhkan proxy tertentu, server khusus, atau ditranslasikan leewat NAT.
Kekurangan : 
Tingkat security yang lemah dan rentan diserang hacker, sebab IP ini akan diberikan sebagai alamat umum dan langsung terhubung ke Internet. 
Biaya registrasi yang mahal, sebab merupakan alamat IP eksternal dan seperti kita tahu bahwa IP eksternal atau public sangat terbatas ketersediannya.
·         IP Private
            Sedangkan IP privat adalah jenis IP yang pada saat penggunaannya harus diregistrasi (ke badan penyalur IP address, supaya tidak bentrok dan tabrakan) karena IP ini dapat dikenali oleh jaringan internet di seluruh dunia melewati router-routernya. IP public sendiri diperoleh dari iternet service provider(ISP). contoh IP privateakses di LAN modem menggunakan IP Private 192.168.1.1
            Berbeda dengan IP publik, administrator jaringan pribadi bebas untuk menetapkan alamat IP dari pilihannya sendiri (disediakan nomor IP pada kisaran alamat IP pribadi seperti yang disebutkan di atas).Perangkat dengan alamat IP private tidak dapat terhubung langsung ke Internet. Demikian juga, komputer di luar jaringan lokal tidak dapat terhubung langsung ke perangkat dengan IP pribadi. Hal ini dimungkinkan untuk menghubungkan dua jaringan pribadi dengan bantuan router atau perangkat serupa yang mendukung Network Address Translation.
Kelebihan : 
Mengurangi biaya registrasi alamat IP, dengan cara membiarkan para pelanggan memakai alamat IP yang tidak terdaftar secara internal melalui suatu terjemahan ke sejumlah kecil alamat IP yang terdaftar secara eksternal.
Kekurangan :
            
Tidak dapat terkoneksi dengan internet tanpa menggunakan proxy server khusus, dan perlu ditranslasikan dengan NAT (Network Address Translator).









Perbandingan Alamat IPv4 dan IPv6
Tabel berikut menjelaskan perbandingan karakteristik antara alamat IP versi 4 dan alamat IP versi 6.

Kriteria
Panjang alamat
32 bit
128 bit
Jumlah total host (teoritis)
232=±4 miliar host
2128
Menggunakan kelas alamat
Ya, kelas ABCD, dan E.Template:BrBelakangan tidak digunakan lagi, mengingat telah tidak relevan dengan perkembangan jaringan Internet yang pesat.
Tidak
Alamat multicast
Kelas D, yaitu 224.0.0.0/4
Alamat multicast IPv6, yaitu FF00:/8
Alamat broadcast
Tidak ada
Alamat yang belum ditentukan
0.0.0.0
::
Alamat loopback
127.0.0.1
::1
Alamat IP publik
Alamat IP publik IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet (IANA)
Alamat IPv6 unicast global
Alamat IP pribadi
Alamat IP pribadi IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet
Alamat IPv6 unicast site-local (FEC0::/48)
Konfigurasi alamat otomatis
Ya (APIPA)
Alamat IPv6 unicast link-local (FE80::/64)
Representasi tekstual
Dotted decimal format notation
Colon hexadecimal format notation
Fungsi Prefiks
Subnet mask atau panjang prefiks
Panjang prefiks
Resolusi alamat DNS
A Resource Record (Single A)
AAAA Resource Record(Quad A)        
Alamat :
http://muhammadrishak.blogspot.com/2012/10/jaringan-komputar-makalah-jaringan.html
http://khairul-anas.blogspot.com/2012/02/pengertian-kelebihan-dan-kekurangan-10.html
http://zahirahmad.wordpress.com/2012/03/09/topologi-fisik-jaringan-komputer/
http://revo-reva.blogspot.com/2010/07/kekurangan-dan-kelebihan-masing-masing.html
http://indonesiakudanteknik.blogspot.com/2013/07/sejarah-ip-address-dan-fungsi-ip-address.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus
https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&ved=0CE8QFjAD&url=http%3A%2F%2Fblog.student.uny.ac.id%2Fazizaratna%2Ffiles%2F2012%2F12%2Fmakalah-jaringan.doc&ei=CHH4UZPvB4bprQflhYG4CQ&usg=AFQjCNHWwOO8nMlPUesjH91S0AlpgNhG1w&sig2=UwnFuTu6SVdK9Z3MXWg0bg&bvm=bv.49967636,d.bmk
http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=6&cad=rja&ved=0CGEQFjAF&url=http%3A%2F%2Fnic.unud.ac.id%2F~lie_jasa%2FKelompok%2520I%2520TOPOLOGI%2520JARINGAN%2520eks%2520B.pdf&ei=CHH4UZPvB4bprQflhYG4CQ&usg=AFQjCNGW5PA-9D2_4oe2Av2hKavSi2U4tg&sig2=Rs_rte9HflQTYtJaX6hOQg&bvm=bv.49967636,d.bmk
http://www.kajianpustaka.com/2013/02/pengertian-jenis-topologi-jaringan.html
http://www.jaringankomputer.org/topologihybrid-kelebihan-dan-kekurangan-topologijaringanhybrid/

Comments

Post a Comment

Blog ini nofollow, jadi berkomentarlah yang baik jangan mengandung unsur:
-SARA
-SPAM
-Komentar berkaitan dengan artikel dan atau materi yang telah disajikan.
Go Blogger Indonesia ... :D

Popular posts from this blog

Perintah-Perintah Dasar Linux Debian

A. Perintah-perintah dasar GNU/Linux
Perintah-perintah (command) dasar di GNU/Linux di jalankan di suatu terminal shell yang
biasa disebut terminal atau console. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah
command line interface (CLI) yang bisa diaktifkan dengan cara klik menu Applications -
Accessories - Terminal. Selain itu bisa juga dengan bekerja diconsole murni dengan
menakan kombinasi tombol ctrl+alt+F1 dimana F1 bisa diganti sampai F6. Untuk kembali
ke mode Grafical User Interface (GUI) tekan ctrl+alt+F7.
Berikut ini hanya beberapa command yang umum terdapat di setiap distribusi GNU/Linux
khususnya distribusi Ubuntu.
1. login
Fungsi : Untuk masuk ke dalam jaringan .
Keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai
sendiri (ID).
2. password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak
perlu memasukkan kata sandi. Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan
tombol passwor…

Kisah Cinta LDR (Pacaran Jarak Jauh)

Love is in the chat messenger
Girl : Kamu lagi ngapain say ?
Boy : Biasa lagi ngerjain tugas kuliah. Kamu udah makan ?
Girl : Udah. Kamu belum tidur ? Kalau disini siang berarti disana tengah malem kan ?
Boy : Biasa lah say aku belum bisa tidur kalau tugas belum selesai. Deadlinenya besok soalnya. Haha. Lembur deh aku malem ini.
Girl : Brati chatting aku ngganggu ya ?
Boy : Nggak kok, aku lagi isitirahat. Udah mau selesai juga kok tugasnya. Paling sejam lagi juga kelar
Girl : Kamu kapan pulang ke Indonesia ?
Boy : Libur semester ini aku pulang dari China ke tanah air. Mungkin dua bulan lagi. Kamu kapan pulang dari Inggris ? Aku kangen banget loh.
Girl : Mungkin libur semester juga, tapi libur semesterku masih empat bulan lagi. Yah nggak bakal ketemu dong kita. Hiks
Boy : Udah-udah. Kan sekarang kita lagi ketemuan walaupun Cuma di dunia maya.
Girl : Iya untung deh ada internet, walaupun kita LDR tetep bisa melepas cinta. Nggak kerasa udah hampir 6 bulan kita LDR.
Boy : Iya, kangen ni…

Jenis Jenis Tower Jaringan Telekomunikasi Berdasarkan . . .

Tower Jaringan Telekomunikasi adalah menara yang terbuat dari rangkaian besi atau pipa baik segi empat atau segitiga, atau hanya berupa pipa panjang (tongkat) yang bertujuan untuk menempatkan antenna dan radio pemancar maupun sebagai penerima gelombang telekomunikasi dan informasi. Intinya Tower BTS berfungsi untuk menjembatani perangkat komunikasi pengguna dengan jaringan yang menuju jaringan lain.

Berdasarkan Lokasinya, tower jaringan telekomunikasi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Rooftop : Tower yang berdiri di atas sebuah gedung.
2. Greenfield : Tower yang berdiri langsung di atas tanah.

Berdasarkan bentuknya, tower jaringan telekomunikasi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Tower 4 Kaki ( Rectangular Tower )

Tower ini berbentuk segi empat dengan empat kaki. Tower dengan 4 kaki sangat jarang sekali dijumpai roboh. Tower jenis ini memiliki kekuatan tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tower ini mampu menampung banyak antenna dan radio. Harga tipe ini sangat m…